STKIP AL MAKSUM LANGKAT

Jl Sei Batang Serangan No.04 Kel.Kwala Bingai Kec.Stabat

Berakhlak, Trampil, Beriman

Stkip Al Maksum Langkat Meningkatkan Kepedulian Mayarakat Pesisir Dalam Melestarikan Lingkungan

Minggu, 05 Juli 2020 ~ Oleh admin ~ Dilihat 30 Kali


PENGABDIAN MASYARAKAT PGSD STKIP AL MAKSUM LANGKAT

Prodi Pendidikan Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP Al Maksum) melaksanakan kegiatan cinta lingkungan dengan menanam 1000 pohon manggrove, di Desa Jaring Halus Secanggang Langkat, Rabu (11/3).

Kegiatan Pengabdian Masyarakat bertema “Planting for Future Melalui Gerakan Tanam Seribu Pohon Manggrove Hijaukan Kembali untuk Masa Depan Bumi Kita” ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan di sekitar kawasan tersebut. Turut hadir, diantaranya Ketua STKIP Al Maksum Muhammad Sadri diwakili Wakil Ketua III Stkip Al Maksum Azri Ranuwaldy Sugma, Ketua Prodi PGSD Gihari Eko Prasetyo, dosen-dosen Al Maksum, para mahasiswa PGSD, kepala desa dan perangkat desa setempat.

Ketua Prodi PGSD Gihari Eko Prasetyo, menjelaskan, kegiatan penanaman mangrove ini dilakukan atas dasar tanggung jawab sebagai pendidik di perguruan tinggi dalam melaksanakan tri dharma dosen, yaitu Penelitian, Pengajaran, dan Pengabdian. Sivitas akademika Al Maksum memiliki komitmen bukan hanya berfokus kepada penelitian pendidikan dan pengajaran, namun juga peduli terhadap isu-isu yang berkembang sebagai bentuk pengabdian kami terhadap masyarakat. Salah satunya bentuk pengabdian tersebut yakni isu tentang pelestarian lingkungan.

“Kita tahu bahwa Desa Jaring Halus Kabupaten Langkat merupakan Kawasan Ekosistem  Esensial Lahan Basah yang memiliki potensi sumber daya alam(SDA) yang luar biasa. Maka dari itu, kami dosen dan mahasiswa STKIP Al Maksum berkewajiban untuk berkontribusi melestarikan lingkungan sekitar Desa Jaring Halus agar potensi yang dimiliki tetap terjaga. Upaya itu kami lakukan salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Penanaman 1000 pohon Mangrove yang telah dilaksanakan pada 11 Maret 2020,” ujarnya.

Pemilihan mangrove, lanjutnya, karena jenis tanaman ini memiliki pengaruh yang besar dalam menjaga ekosistem. “Pengaruhnya sangat besar untuk ekosistem, di antaranya penangkal terjadinya abrasi dan erosi (pengikisan tanah, menjaga biota-biota laut dan satwa-satwa di sekitar area itu,” paparnya dan berharap kegiatan ini dapat menanamkann nilai-nilai cinta terhadap lingkungan kepada mahasiswa-mahasiswi STKIP Al Maksum Langkat.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Muhammad Sadri

Dahulukan kepentingan orang lain, maka Kepentinganmu akan didahulukan Allah

Selengkapnya